» » » » Pemuda Harus Kreatif - Ini Tiga Pesan Hendi Kepada Para Pemuda di Semarang

Pemuda Harus Kreatif  - Ini Tiga Pesan Hendi Kepada Para Pemuda di Semarang

BANYUMANAIK- Bulan Oktober adalah bulan para pemuda, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang mengadakan Gelar Karya Pemuda Hebat bertempat di Lapangan Taman Bumirejo Pudakpayung Banyumanik Semarang, Jumat (18/10) hingga Minggu (20/10).

Dari pantauan Wawasan di lokasi, Sabtu, (19/10) malam, banyak ragam kegiatan seperti lomba band, tari modern pemuda, pameran UMKM hasil produksi para pemuda hingga penampilan wayang kulit yang diisi para pemuda baik dalang maupun pengrawitnya.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi yang turut hadir menyampaikan apresiasi luar biasa kegiatan ini, karena banyak para pemuda yang kreatif.

Sebelumnya, Hendi menyinggung peran sosok pemuda dizaman kemajuan teknologi sekarang ini. "Kok pinter men cah nom-nom saiki, gak koyok cah mom ku biyen ya," ujar Hendi dihadapan pengunjung.

Melalui hal itu, maka Hendi mengajak para pemuda untuk bisa kreatif. Karena semakin banyak anak pemuda yang kreatif maka negara Indonesia khususnya Kota Semarang semakin dipandang orang dan semakin maju.

"Sehingga kami mengapresisi kawan-kawan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Semarang bersama Dispora Kota Semarang yang hari ini bisa mengumpulkan semua potensi-potensi anak muda. Karena nantinya anak muda ini yang mengantikan peran kita semua," jelasnya.

Menurut pengamat ekonomi dunia dari hasil buku yang ia baca, Hendi mengatakan, bahwa tahun 2045, Indonesia akan diprediksi menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia yang akan mampu menyaingi dan mengimbangi Amerika dan Cina. Yakni negara Indonesia dan India.

Namun, Hendi menegaskan syaratnya ada tiga. Pertama, tidak boleh ada huru-hara pemuda dan masyarakatnya. Politiknya, sosial-budayanya serta pertahanan dan keamanannya harus stabil dan terjaga.

Kedua, anak-anak mudanya  harus kompetitif dan mampu bersaing. Terlebih Indonesia pada tahun 2025 akan mendapatkan bonus demografi. Apa itu bonus demografi? bonus demografi dapat dilihat di dalam skala penduduk maka jumlah usia produktifnya jauh lebih besar dari pada usia manula atau balita.

"Nak ini bisa menjadi tantangan, bisa juga menjadi kekuatan bahkan ini bisa juga menjadi kelemahan. Kekuatan kalau usia produktifnya benar-benar kompetitif, unggul disemua bidanag. Mampu bersiang di dalam dunia kerja baik lokal maupun tenaga yang ada di luar negeri. Hal ini bisa selalu tercapai kalau diiringi dengan tingkat pertumbuhan ekonomi selalu positif," tegas Hendi.

Sehingga, Hendi berpesan kepada para pemuda sekarang ini untuk bisa memilah-milah selalu tampil prima dan dijalur yang positif. Tidak ada narkoba, tawuran dan tidak ada pemuda yang menikah di usia dini karena bisa menghambat cita-cita.

Ditambah dengan persoalan kemajuan teknologi ini harus disikapi dengan positif. Browsingnya hal-hal positif jangan yang negatif. Terutama dua hal yang harus kita tangkal yakni isu pornografi dan radikalisme.

"Adek-adek jangan sekali-kali masuk di ranah itu karena akan tamat karirnya," tegas Hendi.

Sementara itu, Kepala Dispora Kota Semarang Suhindoyo dalam sambutanya mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan yang digelar setiap tahunnya. Karena hal ini sebagai wujud progam Dinas Kepemudaan dan Olahraga dengan mengadakan berbagai macam kreasi yang dimiliki para pemuda di Kota Semarang seperti lomba tari, band dan pameran UMKM.

"Untuk pesertanya dibatasi usia 19 tahun hingga 30 tahun. Kegiatan ini digelar sejak Jumat tanggal 18 Oktober hingga Minggu 20 Oktober," tambahnya. M13

SERAH TERIMA: Walikota Semarang melakukan penyerahan wayang kulit kepada dua dalang muda sebagai tanda simbolis pembukaan pagelaran wayang kulit di Lapangan Taman Bumirejo Pudakpayung Banyumanik Semarang, Sabtu, (19/10) malam. Foto: Shodiqin





















«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply