» » » 9 Orang Indonesia yang Menjadi Nama Jalan di Belanda - Part 8 (Soekaesih)

9 Orang Indonesia yang Menjadi Nama Jalan di Belanda - Part 8 (Soekaesih)

Soekaesih

Dari sekian tokoh Indonesia yang muncul, nama Soekaesih mencuri cukup banyak perhatian. Sosoknya terdengar asing di telinga orang-orang Belanda, bahkan mungkin masyarakat Indonesia sendiri tidak akrab dengan nama tersebut.

Perempuan kelahiran Garut ini merupakan putri seorang asisten wedana. Pada pemberontakan komunis tahun 1926, Raden Soekaesih dianggap sebagai sosok yang berbahaya karena pengaruh pemikiran-pemikirannya dapat memicu pergerakan perempuan Indonesia. Bersama kawannya, Munapsiah, Soekaesih dibuang dan dipenjara ke kamp konsentrasi Digul.

Ketika usianya masih sangat muda, Soekaesih sudah menikah dengan seorang laki-laki pilihan orang tuanya. Merasa tidak nyaman, ia pun bercerai dan mulai melibatkan diri dalam pergerakan. Soekaesih kemudian bertemu Soekarna, tokoh Sarekat Islam yang juga dibuang ke Digul. Sepeninggal Soekarna, dan setelah bebas dari kamp konsentrasi, Soekaesih menikahi seorang Belanda J.H. Philipo.

Bersama dengan suaminya itu, Soekaesih terbang ke Amsterdam Belanda pada 1937. Di sana ia menyuarakan kegetiran yang dirasakan para tahanan di Digul kepada rakyat Belanda.

[Sumber]


«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply