» » » 9 Orang Indonesia yang Menjadi Nama Jalan di Belanda - Part 7 (Maria Ulfah)

9 Orang Indonesia yang Menjadi Nama Jalan di Belanda - Part 7 (Maria Ulfah)

Maria Ulfah

Maria Ulfah lahir pada 18 Agustus 1911 di Serang, Banten, putri dari Bupati Kuningan RAA Mohammad Achmad. Aktivitas pergerakan politik Maria dimulai saat ia bertemu dengan Sutan Sjahrir, tokoh sosialis tekemuka yang kelak menjadi perdana menteri RI, di negeri Belanda. Melalui Sjahrir, Maria dikenalkan kepada kalangan sosialis Belanda dan banyak dilibatkan dalam pertemuan-pertemuan kaum sosialis di sana.

Ketika kembali ke Indonesia, lulusan Fakultas Hukum di Universitet Leiden itu memilih mengajar di Perguruan Rakyat dan di Perguruan Muhammadiyah. Sembari mengajar, Maria juga menceburkan dirinya ke dalam aktivitas pergerakan perempuan Indonesia. Pada kurun tahun 1930-an, gerakan ini menemukan gairahnya untuk menuntut kesetaraan di tengah masyarakat.

Maria semakin gencar mencurahkan gagasan-gagasannya tentang perempuan Indonesia. Ia menjadi salah satu pendiri organisasi Isteri Indonesia. Organisasi itu menerbitkan majalah bulanan, dan Maria menjadi kolumnis tetap di sana. Ia kerap mencurahkan pikiran-pikirannya tentang gerakan perempuan di Indonesia.

Ada berbagai soal yang menjadi perhatian Maria di dalam tulisan-tulisannya, mulai dari keadaan umum peremuan di Indonesia, pernikahan paksa, keadaan  buruh perempuan, dan soal perwakilan perempuan dalam parlemen di Hindia Belanda. Lewat majalah Isteri Indonesia, Maria memperjuangkan gagasan perempuan Indonesia duduk di parlemen dan dewan-dewan kota.

Pada masa kemerdekaan, Maria diminta oleh Sjahrir untuk menempati kursi menteri sosial. Penunjukkan itu menjadi wujud sikap antifasis dan memegang prinsip demokrasi yang dilakukan oleh Indonesia. Kiprah Maria sebagai menteri juga memperlihatkan kepada dunia bahwa bangsa ini memiliki seorang pemimpin perempuan yang bahkan di Eropa hal tersebut belum lazim terjadi.

[Sumber]


«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply