» » » Pandangan dan Harapan Pemuda Indonesia

Pandangan dan Harapan Pemuda Indonesia

Setiap generasi muda di berbagai negara pastinya memiliki banyak harapan, keinginan, mimpi, dan cita-cita yang hendak diwujudkan. Masing-masing dari mereka punya langkah dan strategi tersendiri yang dilakukan untuk mencapai mimpi tersebut.

Salah satunya seperti yang dilakukan Muhammad Alif Fauzan, salah seorang finalis Cak dan Ning Surabaya 2018. Fafa, panggilan akrabnya, bergabung bersama Cak dan Ning Surabaya 2018 guna mewujudkan harapan pribadinya dalam berkontribusi secara nyata untuk pembangunan kota Surabaya yakni kota kelahiran yang dicintainya.

Sebagai salah satu generasi muda, Fafa meyakini bahwa setiap anak muda Indonesia selalu punya potensi yang bisa dikembangkan dan diolah untuk kemudian menjadi kelebihan serta daya tarik. Bagi Fafa, pencapaiannya bergabung menjadi bagian dari Cak dan Ning Surabaya 2018 adalah bentuk pengembangan diri yang ia lakukan guna menjadi generasi muda yang bermanfaat bagi sekitar.

Di era ini kita ketahui bahwa Indonesia telah tumbuh menjadi negara dengan peningkatan luar biasa. Sumber daya manusia, salah satunya, menjadikan Indonesia sebagai sebuah wilayah yang dipenuhi pembaruan kekinian. Kekreatifan dan inovasi yang gencar dilakukan anak bangsa telah membuat Indonesia tidak lagi dipandang sebelah mata.

Hal itulah yang juga turut disampaikan oleh Fafa, bahwa memasuki masa ini generasi muda di Indonesia telah menunjukkan banyak prestasi yang luar biasa. Telah banyak pribadi yang mengharumkan nama Indonesia dikancah internasional. Artinya anak-anak muda Indonesia telah menuju masa keemasan yang eksistensinya sudah tidak perlu diragukan lagi.

Namun, di satu sisi perlu disadari pula bahwa beberapa anak Indonesia masih mudah terpengaruh dengan berita-berita hoax. Kabar simpang siur seringkali membuat anak Indonesia terlena dan justru percaya dengan anggapan miring yang ada. Padahal terkadang kabar-kabar tersebut masih belum tervalidasi keberadaannya.

Oleh sebab itu, Fafa sebagai salah satu anak bangsa yang juga tengah berupaya mencapai mimpinya, mencoba untuk menghimbau kepada seluruh anak muda Indonesia untuk tidak langsung terpengaruh terhadap hal-hal tersebut. Baginya, sebagai anak muda Indonesia yang cerdas, kita harus pandai untuk menempatkan diri dan memilah berita yang muncul. Jika memang berita atau kabar tersebut tidak benar, alangkah lebih baik untuk diam dan tidak turut campur tangan, agar tidak terlalu menghabiskan waktu untuk hal-hal yang masih belum diketahui kejelasannya.

Fafa juga menambahkan, di era ini dan kedepannya Indonesia sebagai sebuah negara kesatuan sangat membutuhkan anak muda yang optimis. Anak muda yang bisa menggerakkan seluruh kemampuannya untuk ditunjukkan pada dunia mengenai potensinya yang luar biasa. Selain itu, tak boleh dilupakan bahwa Indonesia masih membutuhkan anak muda yang mampu menyatukan orang-orang sekitar melalui budaya toleransi. Karena toleransi merupakan budaya Indonesia yang harus terus ditingkatkan guna menopang Indonesia sebagai negara Bhineka Tunggal Ika.





sumber

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply