» » » Benarkah Generasi Milenial adalah Generasi Terburuk?

Benarkah Generasi Milenial adalah Generasi Terburuk?

Benarkah generasi Milenial memiliki akhlak dan moral yang buruk? Benarkah generasi Milenial kurang beretika? Benarkah generasi Milenial kurang memiliki kepedulian sosial ?

Mungkin bagi kita istilah Generasi Milenial sudah begitu akrab di telinga. Kita sering kali mendengar istilah tersebut di percakapan sehari-hari. Lalu sebenarnya siapa sih Generasi Milenial itu?

Generasi Y atau biasa disebut Generasi Milenial pertama kali dicetuskan oleh dua pakar sejarah dan juga penulis Amerika yaitu Neil Howe dan Willian Strauss. Sebenarnya tidak ada demografi yang secara khusus mengkategorikan diri sebagai Generasi Milenial. Lalu beberapa peneliti Sosial sering mengelompokkan generasi Milenial yaitu generasi yang lahir antara tahun 1980-1997.

Sejumlah studi kemudian dilakukan untuk mengetahui bagaimana dunia generasi Milenial saat ini berjalan. Gunanya untuk bisa memahami karakter dan budaya mereka yang akan memegang kuasa dunia di kemudian hari.

Berkat kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang semakin pesat, secara tidak langsung telah membentuk kepribadian  dari seorang Generasi Milenial. Mereka lebih menyukai Media sosial sebagai sumber mendapatkan informasi daripada menggunakan Televisi. Hal ini menjadi bukti bahwa sulit bagi generasi ini untuk lepas dari akses internet dalam kesehariannya.


Berbagai studi yang membahas tentang generasi Milenial menyatakan bahwa generasi Milenial memiliki perilaku yang hampir sama yaitu kurang bermoral dan kurang memiliki kepedulian sosial. Namun apakah demikian ?

Mari kita lihat bagaimana kehidupan generasi milenial saat ini. Hari ini, Generasi Milenial paling tua berusia 37 tahun sementara yang paling muda berumur 23 tahun. Di usia tersebut generasi Milenial termasuk ke dalam usia produktif dimana merekalah yang akan memegang kendali peradaban dunia menggantikan generasi baby boomers selanjutnya.


Meskipun Generasi Milenial menyandang citra buruk seperti kurang memiliki moral dan kurang memiliki kepedulian sosial. Mereka pun memiliki keunikan yang melengkapi dan dibutuhkan dalam membangun beradaban dunia.

Generasi Milenial adalah mereka yang mengedepankan persamaan. Mereka tidak begitu kaku dalam menjalankan struktur sosial. Mereka tidak lagi menganggap bahwa hanya seorang bos yang mampu bersuara dan melakukan perubahan.

Generasi Milenial cenderung mengutarakan pendapat dan idenya, mereka juga mau mendengarkan dan menerima pendapat orang lain.

Selain itu Generasi Milenial memiliki social entrepreneur yang tinggi. Mereka sering mengadakan kegiatan-kegiatan sosial. Sebut saja kitabisa.com dan wujudkan.com, itu adalah salahsatu platform yang sering digunakan para Milenial dalam melaksanakan kegiatan sosial seperti yang baru-baru ini ramai diadakan yaitu gerakan peduli Lombok dan gerakan peduli Palu .

Menjadi bukti bahwa generasi Milenial aktif menjadi agen perubahan dalam asas kesejahteraan sosial.

Seperti generasi lainnya, Generasi Milenial mungkin butuh waktu untuk membuktikan dirinya di mata masyarakat. Proses yang mereka alami sangat berbeda dengan generasi lainnya. Sudah waktunya kita memahami keadaan ini dan menerima segala perilaku dari para generasi Milenial.




[sumber]

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply