» » » Kau Gunakan Apa Masa Mudamu?


Waktu akan berjalan terus mengikuti tugas yang telah diberikan padanya, tak pernah kulihat waktu lalai dalam menjalankan tugasnya. Tanpa mengenal suap, ia berjalan dengan idealisnya. Mungkin kita butuh belajar dengan waktu dalam hal bersikap.

Waktu bergerak maju tanpa mengenal kompromi, ia menciptakan berbagai situasi dan kondisi yang entah itu layak atau tidak, tak pernah ia pikirkan sama sekali bahkan sedikitpun. Begitupun juga usia yang semakin hari semakin menua saja yang selalu diiringi oleh waktu.

Semua manusia pernah, sedang dan akan mengalami yang namanya masa muda. Masa muda hanya terjadi satu kali dalam siklus kehidupan manusia dan itu adalah sebuah kesempatan emas untuk berkarya dan berprestasi serta mengasah potensi diri.

Berdasarkan informasi dari Wikipedia, masa muda seseorang terhitung sejak ia berusia 17 sampai 25 tahun. Di bawah usia itu maka termasuk masa remaja sedangkan usia 26 sampai 39 tahun termasuk masa dewasa. Jadi bisa dikatakan bahwa masa muda adalah masa transisi antara masa remaja ke masa dewasa.

Mengapa sangat penting membincang masa muda? Karena banyak fakta yang sering terabaikan oleh kita tentang potensi masa muda yang membuat kita kurang mampu memaksimalkan atau memposisikan diri kita bahkan sialnya terlalu sering membuatnya berlalu begitu saja. Berikut akan saya paparkan beberapa faktanya.

Fakta pertama bahwa di masa muda tubuh kita dalam keadaan prima atau dalam puncaknya kesehatan bukan berada dalam masa penuaan. Penuaan mulai terjadi di pertengahan masa dewasa dan ada juga yang mulai merasakan penuaan di awal masa dewasa akibat pola hidup yang kurang baik. Otak juga lagi berada dalam kondisi primanya untuk dimaksimalkan fungsinya karena pada masa ini, bagian otak yang mengatur tentang decision making, future planning dan sosial judgment yaitu Korteks Prefrontal akan mengalami perkembangan yang begitu pesat jika digunakan secara maksimal.

Fakta kedua adalah ketika mempunyai keinginan yang sudah dicintainya dalam sesuatu hal maka energi yang dihasilkan sangat besar sehingga terkadang diluar akal sehat dapat membuat karya luar biasa. Semangat mentalnya terkadangan meluap-luap melampaui kondisi fisiknya. Makanya sangat baik kiranya disetiap kota mempunyai sebuah wadah –komunitas- yang menaungi kreativitas dan inovasi anak muda dalam berkarya yang saling bersinergi.

Fakta yang ketiga adalah potensi kreativitas yang tiada batas. Hal ini karena pada umumnya anak muda belum terlalu dibebani dengan tuntutan sehingga pikirannya belum terlalu terbagi-bagi. Bagi anak muda yang sudah menemukan kesenangannya dalam sesuatu, hanya perlu diberikan sedikit model atau inspirasi maka kreativitasnya akan terpicu untuk semakin berkembang. Contohnya di kota Bandung, ada sebuah wadah industri kreatif untuk menyatukan beberapa komunitas-komunitas kreatif sehingga banyak inspirasi dan karya yang membanggakan yang tercipta yang bukan saja memuaskan secara ekonomi tapi memberikan pelajaran bahwa ada kepuasan tersendiri ketika menciptakan sebuah karya.

Fakta yang keempat adalah usia yang menguntungkan untuk mengabdi secara totalitas. Ketika masa remaja, rasa gengsi pada diri seseorang umumnya masih dominan terlihat sehingga masih terbatas dalam melakukan sesuatu. Begitu pula pada usia dewasa, akibat tuntutan hidup yang harus dipenuhi membuat seseorang enggan untuk melakukan kegiatan sosial apalagi berbasis pengabdian. Berbeda pada usia muda, pola pikir yang mulai matang yang telah berfokus pada kebermanfaatan sosial ditambah sifat idealis yang tumbuh membuat anak muda sangat mudah untuk melakukan kegiatan pengabdian (volunteer).

Mungkin itulah beberapa fakta yang ada tentang masa muda yang dapat saya tuliskan. Kemungkinan masih banyak fakta dahsyat lain yang belum sempat terpaparkan dalam tulisan ini. Apa yang saya saya tulis ini hanyalah salah satu bentuk pemanfaatan masa muda untuk membebaskan potensi kreativitas dalam berkarya

Mari sama-sama kita maksimalkan masa muda kita. Jangan sampai masa muda kita ini berlalu begitu saja tanpa adanya suatu prestasi yang kita ukir apalagi diakhirat kelak akan dimintai pertanggung jawaban; sudah kau gunakan untuk apa masa mudamu?. Sungguh merugi jika kita tidak memaksimalkan masa ini, terutama untuk kegiatan yang positif.

Setiap manusia telah diberikan jatah usia. Janganlah kita menghabiskan usia hanya untuk menumpuk harta kekayaan, mengejar kedudukan dan pangkat apalagi hanya untuk kesombongan dan kenikmatan sesaat semata. Berpikir panjanglah untuk akhirat dan generasi yang akan datang. Karena kamu hidup bukan untuk dirimu sendiri tapi untuk generasi anak cucumu yang akan datang.

Banyak kesempatan yang berlalu begitu saja bukan karena tidak mampu memanfaatkannya akan tetapi belum tahu dan menyadarinya. Alangkah lebih baiknya lagi jika sudah tahu dan sadar kemudian menerapkannya karena ada dua kriteria orang bodoh di dunia ini, yang pertama bodoh karena memang tidak memiliki pengetahuan dan yang kedua bodoh karena memiliki pengetahuan tapi tidak diterapkan atau digunakan. “Mari menua dengan prestasi dan karya.”



sumber

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply