» » » Gaungan "Agent of Change"


Bercerita tentang mahasiswa, akan banyak sekali hal yang bersangkut paut dengan remaja yang sedang beranjak dewasa ini, remaja yang sedang giat-giatnya membentuk jati diri yang sebenarnya. Terkait dengan mahasiswa, maka tidak terlepas dari yang namanya Tri Dharma Perguran Tinggi. Adapun inti dari isi Tri Dharma adalah pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Tapi, kenyataan yang saat ini terlihat adalah Tri Dharma hanya dijalankan oleh petinggi perguruan tinggi, hanya sebagai formalitas yang melekat pada mahasiswa. Banyak mahasiswa yang hanya berfokus pada pendidikan dan penelitian saja, lalu melupakan pengabdaiannya terhadap masyarakat. Jadi, akan seberapa berhasilkah mahasiswa yang menggaungkan dirinya sebagai Agent Of Change? Apakah akan nyata label yang telah disandangkan untuk mahasiswa ini ?

Bagaimana mahasiswa menjadi agen perubahan, ketika dirinya sendiri masih malas memerhatikan sekitar? Terlalu banyak mahasiswa yang memfokuskan dirinya hanya untuk belajar mengenai akademik saja. Padahal banyak hal di sekelilingnya yang memerlukan orang-orang yang menyandang status mahasiswa untuk merubah sebagian kecil dari bangsanya. Terlalu timpang jumlah mahasiswa yang benar-benar menggunakan label Agent Of Change pada dirinya daripada orang-orang yang terlalu acuh pada negrinya.

Agent Of Change? Apakah mahasiswa harus mengubah negeri ini menjadi negeri yang bebas korupsi? Narkoba? Prostitusi? Ketidakadilan? Jawabannya, IYA. Tapi, tidak secara instan bisa mengubah itu semua. Kita harus memulai dari hal yang sederhana, hal yang terdekat dari sekitar kita, hal yang sangat mudah untuk kita pahami. Mulailah dari menanamkan prinsip Agent Of Change pada dirimu. Mulailah untuk merubah hal buruk yang ada pada dirimu. Hilangkanlah sifat malas pada benakmu, berilah mindset positif pada pikiranmu. Jangan hanya bergelut di balik selimut lembutmu untuk menjadi Agent Of Change. Negeri ini terlalu luas jika hanya kau lihat dari balik jendela kamarmu, terlalu pelik jika kau hanya mengetahui dari smartphone canggihmu.

Masa depan tidak bisa diramalkan, bahkan Dilan yang katanya jago meramal pun akhirnya tidak bisa bersama dengan Milea. Masa depan adalah bentukan dari masa yang sekarang, masa depan bisa diciptakan. Karena Tuhan memberi kita anugrah untuk berfikir. Agent Of Change tidak hanya memerlukan orang-orang yang berpendidikan tinggi, namun orang-orang yang peduli pada sekitar dan cinta pada bangsanya. Betapa sulitnya negeri ini jika hanya dipenuhi orang-orang yang berpendidikan tinggi dengan ego yang tak terkalahkan.

Sudahkah kita menjadi bagian dari perubahan sekitar kita? Sudahkah kita peduli pada negeri kita? Mana yang menyuarakan suara lantang yang katanya cinta pada bangsa ini? Sudahkah kau melepaskan sejenak buku pelajaran yang kau genggam dan melihat sekelilingmu? Sudahkah kau melepaskan sebentar saja smartphone canggihmu itu untuk melihat betapa indahnya negerimu? Lalu menjadi bagian dari Agent Of Change untuk bangsa nenek moyang kita? Bukan, ini bukan bumi kita, tapi titipan dari leluhur untuk cucu-cicit kita.

Lantas, mari bersama-sama mengubah sedikit demi sedikit hal-hal kecil di sekeliling kita yang memang bersinggungan dengan apa yang seharusnya. Bergenggamtanganlah kita untuk saling menguatkan. Berkomitmenlah pada dirimu, bahwa bangsa ini bukanlah hasil dari perjuangan sehari dua hari, melainkan berabad-abad yang lalu hingga hari ini. Maka, berjanjilah pada dirimu untuk menjadi salah satu sejarah yang terlibat dari perjuangan itu.



sumber

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply