» » » Peran Pemuda dalam Menyongsong Pilkada Sehat (Bagian 1)


Pemuda merupakan pilar penting kemajuan bangsa. Pemuda adalah garda depan penentu masa depan bangsa. Maju atau mundurnya suatu negara terletak di tangan pemuda. Pemuda hebat akan membawa kemajuan bangsa. Itulah mengapa, dalam hal apa pun mengenai hajat kehidupan manusia, pemuda selalu menjadi prioritas utama sebagai alat menuju pembangunan dalam mencapai kesejahteraan.

Pemuda adalah sosok yang tidak pernah bosan untuk diperbincangkan dalam berbagai tingkatan generasi. Bung Karno pernah berkata, “Berikan aku 10 pemuda, maka akan ku guncangkan dunia.”

Pernyataan di atas bukan merupakan sembarang pernyataan melainkan mengandung pesan tersirat tentang begitu besarnya pengaruh pemuda dalam membangun peradapan dunia. Pemuda merupakan calon pemimpin masa depan bangsa. Sebagaimana pepatah mengatakan: “Youth today is leader tomorrow.”

Pernyataan di atas bermakna “pemuda saat ini adalah pemimpin di masa depan”. Sebagaimana telah kita ketahui bahwa dalam menentukan pemimpin pemerintahan di Indonesia menggunakan sistem demokrasi. Menurut Abraham Lincoln, demokrasi adalah sistem pemerintah yang diselenggaran dari rakyat, oleh rakyat dan untu rakyat.

Sedangkan Indonesia sendiri menganut sistem demokrasi langsung yakni demokrasi yang secara langsung dalam melibatkan rakyat untuk pengambilan keputusan terhadap suatu negara. Dalam demokrasi langsung, rakyat secara langsung berpartisipasi dalam pemilihan umum dan menyampaikan kehendaknya.

Lalu apa kaitannya pemuda dengan politik? Bagaimana seharusnya peran pemuda dalam politik? Mengapa peran pemuda dalam berpolitik sangat penting? Dan sederet pertanyaan lainnya yang tiada habisnya bermunculan di benak. Partisipasi pemuda dalam politik sangatlah perlu terutama partisipasi pemuda dalam menyampaikan gagasannya di dalam pesta demokrasi.

Aspirasi pemuda yang bersifat konstruktif sangat diperlukan untuk kebaikan bangsa ini, terlebih pemuda adalah pemimpin masa depan. Maka sangatlah baik bila sejak dini pemuda lebih dekat dengan kiprah dunia politik melalui menyalurkan aspirasinya dalam pesta demokrasi.

Pemuda memiliki peran yang strategis dalam politik di bangsa ini. Pemuda adalah sosok yang selalu menjadi pusat perhatian karena semangat juangnya yang tinggi dalam membela negara. Pemuda adalah tulang punggung bangsa yang diharapkan mampu memperbaiki masa depan bangsa ini menjadi lebih baik. Pemuda memiliki peran sentral dalam mendobrak kebuntuan politik.

Kontribusi pemuda dalam menyongsong pesta demokrasi sehat dalam pilkada sangatlah diperlukan. Namun sayangnya, banyak pemuda saat ini yang acuh terhadap politik. Mereka terdogma bahwa politik cenderung berstigma buruk, terlebih banyaknya berita dari media yang menyebutkan banyaknya kasus penyelewengan wewenang oleh oknum-oknum politik.

Banyaknya media yang memberitakan terkait korupsi, penyelewengan wewenang, politik yang saling menjatuhkan, rekayasa hukum, dan manipulasi aspirasi masyarakat yang tak jarang menjadi faktor pemicu enggannya pemuda dalam berpolitik.     

Dengan kondisi yang demikian, pemuda diharapkan turut andil untuk memperbaiki sistem pemerintahan di Indonesia bukan justru sebaliknya acuh dan tak mau tahu. Kondisi politik yang tak lepas dari money game perlu dobrakan pemuda agar lebih baik dari periode ke periode berikutnya. Pemuda adalah leader of change yang membawa kontribusi besar untuk kebaikan bangsa ini.

Telah kita ketahi bahwa dalam pilkada di Indonesia, terdapat beberapa partai politik. Berdasarkan atas Surat Keputusan KPU Nomor 05/KPTS/KPU tahun 2013 tentang Penetapan Parpol Peserta Pemilu 2014, ditetapkan 10 partai politik yang berhak mengikuti ajang pesta demokrasi lima tahunan di tahun 2014.

Dari 34 parpol yang ikut serta, 24 di antaranya gagal lolos verivikasi KPU, kecuali ditetapkan lain oleh Keputusan Mahkamah Agung (MA), Keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), dan Keputusan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).       

Tak jarang pula, persaingan antarparpol dalam pilkada memicu adanya persaingan yang tak sehat. Seperti black campaign, negative campaign, bahkan politik uang saat pencalonan dalam pilkada. Dalam menyongsong pilkada sehat, beberapa hal yang dapat dilakukan pemuda sebagai terobosan dalam politik adalah menghilangkan politik uang dan menghentikan black campaign maupun negative campaign, yang akan dibahas di bagian selanjutnya.

(bersambung)

sumber

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply