» » » Batik: Pemuda! Tolong Lestarikan Aku


Senin, 2 Oktober 2017 lalu kita memperingati Hari Batik Nasional. Batik pun kini menjamah semua kalangan. Batik tidak mengenal kelas ekonomi, jenis kelamin, dan tidak mengenal tua maupun muda. Di kalangan mahasiswa khususnya, mereka yang sangat memperhatikan terhadap penampilan mungkin batik bisa menjadi salah satu alternative jitu karena batik bisa menjadi pilihan gaya berpakaian yang asyik untuk sekedar pergi kuliah bahkan hangout bareng sahabat, tentunya perasaan senang dan bangga akan sangat terasa bila anda dengan sahabat-sahabat dengan kompak berpakaian batik ketika hangout bersama, selain terlihat menarik orang yang ada disekiling anda akan memberi penilaian positif.

Berpenampilan elegan, menarik, serta enak di pandang bukan lah hal yang cukup mudah. Mahasiswa dituntut bisa dan harus jeli dalam memilih motif, kain, serta warna batik yang menarik. Di kalangan mahasiswa khususnya memilih dan membeli motif batik merupakan salah satu kegiatan yang sedikit menantang karena mereka dituntut untuk bisa memilih batik yang sesuai dengan kebutuhan dan acara.

Kaum mahasiswa biasanya mereka cenderung memilih warna yang sedikit cerah dan motif yang mereka pilih mayoritas memilih motif Batik Semen Raman & parang, karena mereka menganggap motif ini cocok di pakai untuk sekedar bergi kuliah atau hangout bareng sahabat. Batik Parang yang berarti senjata, menggambarkan kekuasaan. Bahkan Jessica Alba artis Amerika (Artis Holiwood) memakai batik dengan Motif Parang ini. Bisa di bayangkan, tidak hanya kita yang bangga terhadap pakaian batik.

"Tapi mereka yang bukan orang indonesiapun juga dengan bangganya memakai baju batik didepan umum, jadi tidak alasan untuk kita tidak memiliki baju batik. Selain harganya murah, adem dan tak lupa juga sejuk dipandang oleh orang ketika kita memakai batik," ungkap Naufal, mahasiswa UIN Sunan Kalijaga.

Batik yang memiliki warna cerah dengan motif liris-liris ini bisa dikatakan sangat di minati dikalangan mahasiswa. Tidak dipungkiri dari 4 sampel mahasiswa yang kita wawancarai mereka semua sama memiliki kesukaan terhadap motif batik tersebut. Selain motif batik parang yang sangat di minati di kalangan mahasiswa, pada saat wawancara Kami juga menemukan mahasiswa yang sangat menyukai Batik Cirebon. Motif batik ini juga menjadi salah satu kebanggaan tersendiri bagi mereka yang memakainya.

"Batik Cirebon itu bagus dan juga berkwalitas dan juga enak kalau di pakai jadi adem", ujar salah satu mahasiswa Psikologi UIN Sunan Kalijaga.




«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply