» » » Memimpin dengan Kejujuran


Krisis multidimensional yang melanda bangsa kita, pada dasarnya karena hilangnya satu sifat paling penting, yaitu jujur. Ketidakjujuran ini kemudian melahirkan berbagai tindakan negatif seperti korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), penipuan, kriminalitas, dan sebagainya. Seperti slogan yang awalnya populer, yaitu berani jujur hebat, tetapi kemudian diplesetkan menjadi berani jujur berat. Itulah yang terjadi sekarang.

Padahal, jangankan dalam bernegara, dalam berumah tangga saja, kejujuran merupakan landasannya. Apa jadinya kalau seorang suami tidak jujur pada istri? Pasti pecah perang dalam rumah. Apalagi kalau yang tidak jujur itu para pemimpin bangsa?

Kejujuran memiliki pengaruh positif bagi kehidupan individu maupun sosial. Secara individu, jika seseorang berkomitmen dengan kejujuran, itu akan membuatnya mencintai dan mengutamakan kebenaran, yang melahirkan kekuatan tekad dan motivasi, sehingga mengikis sifat egois yang ada pada dirinya.

Secara sosial, kejujuran akan melahirkan kepercayaan, dan kepercayaan dapat menimbulkan persatuan. Dengan persatuan, kita akan menjadi bangsa yang besar dan utuh.

Maka dari itu, sebagai pemuda calon pemimpin masa depan, mulailah kejujuran itu dari hal terkecil yang bisa kita lakukan. 

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply