» » » Kiprah Pemuda Indonesia dari Masa ke Masa


Politik dan pemuda adalah dua hal yang tak dapat dipisahkan dari kancah perpolitikan. Seperti dua mata pisau yang saling melengkapi dan mempengaruhi satu sama lain. Hal ini menjadi penting melihat potensi semangat pemuda yang sangat membara dalam segala bidang.

Mengapa pemuda menjadi pokok terpenting dalam politik? Alasan bahwa pemuda merupakan manusia yang memiliki keinginan kuat tetapi masih membutuhkan motivasi yang tinggi. Namun terkadang keinginan kuat itu tidak dibarengi dengan pengalaman yang mumpuni sehingga kesempatan untuk mereka masih belum terbuka luas.

Dalam catatan sejarah juga tercatat bahwa peran pemuda sangat diperhitungkan dalam perjuangan kemerdekaan. Terbukti dengan berdirinya organisasi pemuda yang dapat membawa perubahan besar menuju pintu gerbang kemerdekaan. Seperti tercatat di antaranya organisasi pemuda di daerah-daerah yang dapat membangun semangat memperjuangkan kebebasan atas penjajahan di Indonesia.

Budi Utomo adalah salah satu organisasi pemuda yang diperhitungkan petinggi Indonesia untuk melawan kekuasaan Jepang di Indonesia. Pergerakan yang dilakukan oleh Budi Utomo memiliki tujuan untuk memajukan pendidikan pemuda, bidang pertanian, perdagangan, teknik, industri serta kebudayaan Indonesia.

Bukti keberhasilan pemuda dalam organisasi Budi Utomo diapresiasi oleh pemerintah Indonesia dengan dijadikannya hari lahir Budi Utomo menjadi Hari Kebangkitan Nasional. Selain itu Soempah Pemoeda juga menjadi gerakan reformasi yang dibawa oleh pemuda-pemuda pemberani Indonesia.

Soempah Pemoeda menjadi kesepakatan bersama pemuda Indonesia untuk bersatu menjadi bangsa yang besar tanpa adanya penjajahan. Dapat dilihat bahwa isi Soempah Pemoeda mengacu kepada membangun persatuan, persatuan, persaudaraan, kesetaraan dalam segala bidang dengan bertanah air satu, berbangsa satu dan berbahasa satu yaitu Indonesia.

Hal ini menjadi ancaman bagi Belanda untuk melancarkan tujuannya di Indonesia. Sehingga banyak dari pemuda penggagas Soempah Pemoeda ditangkap oleh pihak Belanda. Namun hal itu sama sekali tidak mengurangi semangat pemuda dan malah semakin berkobar berkat Soempah Pemoeda.

Hingga akhirnya Indonesia merdeka, pemuda menjadi tonggak penting perjuangan negeri pertiwi. Terbuka pintu kemerdekaan menjadi angin segar bagi pemuda untuk membangun negeri yang baru terlepas dari belenggu penjajah. Didirikanlah banyak partai-partai untuk mempersatukan suara-suara pemuda untuk membawa Indonesia mengejar ketertinggalan dari negara lain.

Namun, niat baik para pemuda masih belum berjalan dengan mulus karena ganjalan dilancarkan oleh Jepang dan Belanda. Ganjalan yang dihadapi tidak menjadi halangan untuk mencapai tujuan membangun negeri. Perundingan-perundingan menjadi jalan untuk mencari jalan keluar bagi para pemuda hingga mencapai kata sepakat antara pemuda dan negara-negara penjajah meskipun melalui jalan yang tidak mudah.

Memasuki masa globalisasi ini, pemuda juga menjadi tonggak penerus perjuangan para pejuang terdahulu. Perjuangan yang dilakukan oleh pemuda saat ini sudah memiliki arti yang lebih luas. Ketika masa perjuangan para pemuda berjuang melawan penjajah, namun saat ini para pemuda berjuang melawan kemiskinan, kebodohan, ketidakadilan serta persaingan dengan negara lain untuk mencapai kesetaraan.

Perjuangan membangun negeri oleh pemuda terdahulu sangat berat karena mereka memulai dengan keadaan negeri yang masih porak poranda. Berbanding terbalik dengan pemuda jaman modern yang memperjuangkan keutuhan negeri agar tidak terjadi perpecahan yang telah dibangun oleh pemuda terdahulu. Kompleksnya permasalahan yang terjadi pada masa modern ini menjadi PR bagi pemuda sekarang.

Untuk keluar dari semua permasalahan negeri banyak jalan yang dapat ditempuh. Salah satunya dengan rajin belajar hingga ke jenjang yang lebih tinggi di dunia pendidikan. Belajar menjadi tugas pemuda modern untuk melanjutkan perjuangan pembangunan negeri. Perjuangan membangun negeri tidak lagi mengangkat senjata seperti jaman dahulu.

Saat ini kita sudah banyak melihat keberhasilan pemuda di kancah perpolitikan. Salah satunya adalah perjuangan mendidik negeri dari buta huruf. Pemuda yang menjadi ‘permata’ bagi Indonesia adalah Presiden Ketiga Indonesia, B.J Habibie. Seperti yang kita tahu perjuangan beliau menjadikan Indonesia sebagai negara dirgantara yang diperhitungkan di dunia Internasional.

Keberhasilan beliau dapat dilihat dari diluncurkannya pada tahun 1995 dengan menggunakan nama tokoh terkenal Indonesia, Gatotkaca. Kemudian Habibie juga berhasil menciptakan pesawat-pesawat lain yang sangat membanggakan Indonesia di mata dunia. Keberhasilan Habibie juga mengangkatnya menjadi wakil presiden hingga menjadi presiden di tahun 1998 hingga 1999.

Meskipun masa jabatan sebagai presiden sangat singkat namun beliau telah menempatkan Indonesia menjadi negara yang dapat bangkit dari keterpurukan ekonomi selama masa krisis.

Memasuki masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Indonesia menjadi negara yang memiliki perjuangan pemuda yang penting. Seperti yang kita tahu, pada masa Orba keberadaan kepercayaan Konghucu menjadi kepercayaan yang sempat dilarang. Namun, Gus Dur menerbitkan keputusan Presiden No.6 tahun 2000 mengenai pemulihan hak-hak sipil penganut Konghucu dan mengumumkan bahwa Tahun Baru Imlek menjadi Libur Nasional.

Dengan penerbitan Keputusan Presiden ini juga menjadikan keutuhan Indonesia menjadi lebih terjaga. Selain itu, permasalahan yang terjadi di Aceh dan Jayapura untuk melepaskan diri dari Indonesia juga dapat diredam oleh Gus Dur.

Seperti yang kita ketahui bahwa Indonesia merupakan negara dengan keberagaman budaya, suku dan agama yang telah hidup selama berpuluh-puluh tahun berdampingan. Jika salah satu pihak mendapatkan ketidakadilan maka akan terjadi perpecahan dari keberagaman tersebut. Sehingga menjadi pertimbangan penting untuk menjaga keutuhan negeri di Indonesia.

Selain itu perjuangan pemuda di bidang pendidikan juga menjadi penting seperti yang dilakukan oleh salah satu lembaga ‘Indonesia Mengajar’ yang saat ini menjadi viral di Indonesia. Perjuangan mencerdaskan kehidupan bangsa dengan mengirimkan pemuda terdidik di wilayah terpelosok yang jauh dari jangkauan modern menjadi tujuan mereka. Hal ini menjadi keberhasilan perjuangan pemuda di bidang pendidikan.

Masih banyak lagi perjuangan pemuda yang harus kita lanjutkan untuk membangun kemajuan negeri Indonesia tercinta ini. Maka marilah kita sama-sama berjuang melawan kebodohan, kemiskinan, ketidakadilan, dan semuanya yang dapat menghambat kemajuan Ibu Pertiwi. Merdeka!!



[qureta.com]

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply