» » Tiga Peran Pemuda Dalam Perubahan Sosial




KNPI SEMARANG - Pemuda adalah salah satu episode perkembangan jiwa manusia yang sedang berada pada titik tertingginya. Pada fase ini, sangat ideal bagi seseorang untuk melakukan apapun dalam hidupnya. Pemuda digambarkan sebagai sosok manusia yang bersemangat tinggi, bertenaga dan berintelektualitas sesuai dengan perkembangan zaman, sehingga ia memiliki peran cukup besar dalam sebuah peradaban yang besar.

Dalam perkembangan sejarah Indonesia maupun dunia, peran pemuda sangatlah besar. Hal ini terbukti saat era kemerdekaan Indonesia, para pemudalah yang mendesak agar Ir. Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan bangsa ini. Mereka juga yang mengawali pembentukan bangsa ini dengan hadirnya kongres pemuda yang telah berhasil mempersatukan pemuda Nusantara melalui Sumpah Pemuda. Masih banyak lagi kisah-kisa pemuda di dunia ini yang telah menghasilkan peruabahan-perubahan besar dari masa ke masa.

Pemuda memiliki peran besar dalam terjadinya perubahan-perubahan sosial di lingkungan sekitar maupun pada rana yang lebih luas. Namun sebelum pemuda mencoba untuk memposisikan diri sebagai agent of change, maka meraka harus memastikan diri telah siap menjadi generasi pengubah, bukan malah menjadi objek masalah yang terjadi di lingkungannya. Pemuda harus memulai menggali karakter khas yang dimilikinya, karena pada dasarnya setiap pemuda memiliki sifat-sifat khas, antara lain kreatif, kritis, optimis, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Setelah itu, maka dirinya siap untuk berperan dalam perubahan sosial di lingkunganya. Setidaknya ada tiga peran pemuda dalam perubahan sosial, yaitu sebagai agen perubahan (agent of change), agen pembangunan (agent of development) dan agen modernisasi (agen of modernization).

Sebagai agen perubahan, pemuda dapat berkontribusi dengan sikap kritis dan rasa optimistisnya untuk mempengaruhi masyarakat dalam melakukan perubahan melalu aksi nyata. Ia melakukan gerakan penyadaran bagi diri dan masyarakat sehingga dapat menyentuh langsung persoalan sosial.

Sebagai agen pembangunan, pemuda bisa berkontribusi dalam pembangun fisik maupun non-fisik. Dengan jumlah pemuda di Indonesia yang cukup banyak, mereka dapat saling berkolaborasi, terutama dalam kegiatan pembangun yang bersifat kepedulian sosial dan

Sementara pemuda sebagai agen modernisasi, pemuda dapat menjadi pelopor dalam pembaharuan. Pemuda hari ini hidup dalam teknologi yang serba canggih dan merupakan dari digital native sehingga mereka dapat beradaptasi dengan cepat. Dengan begitu, mereka dapat membantu memperkenalkan teknologi yang baik dan buruk.

Dengan semangat, energi yang luar biasa dan ilmu maka pemuda diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam perubahan sosial di lingkungan sekitarnya melalui aksi kepedulian. Indonesia dengan datangnya ‘Bonus Demografi’, yaitu fase di mana jumlah penduduk didominasi oleh jumlah usia produktif alias pemuda. Dengan fakta ini, maka sudah seharusnya pemuda dapat menjadi ujung tombak kebangkitan suatu bangsa dan dimulai dengan peran pemuda. Sumber : www.kpk.go.id

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

1 comments: