» » » » KNPI Semarang Prihatin dengan Mental Instan Politikus Muda

Ketua DPD KNPI Kota Semarang Choirul Awaludin menegaskan saat ini minat pemuda untuk masuk ke dunia politik seringkali melalui jalan yang instan. Akibatnya aktivitas sosial sebagai bentuk pendewasaan diri jumlahnya semakin menurun.
DPD KNPI Kota Semarang ketika melaksanakan konsultasi penyakit dan pengobatan gratis di Kaligawe.

Demikian papar Choirul saat diwawancarai CDN di lokasi konsultasi penyakit dan pengobatan gratis KNPI Semarang (20/02/2017). Choirul mengatakan bahwa sah-sah saja jika pemuda terjun ke politik, tetapi sebelum sampai ke sana dia menyarankan agar melewati tahap demi tahap proses di masyarakat, karena baginya kematangan dalam berpolitik tidak bisa diraih secara cepat.

Di zaman sekarang, perjuangan pemuda sudah bukan lagi memanggul senjata, karena zaman penjajahan sudah berakhir. Saat ini perjuangan pemuda adalah bagaimana bisa merangkul grass root dan membantu mengatasi masalahnya.

“KNPI sebagai ikon kepemudaan akan lebih aktif berperan mengajak pemuda agar lebih peduli dengan lingkungan,” terang Choirul.

Karena itulah ketika angin kencang yang terjadi di Kota Semarang beberapa waktu yang lalu, DPD KNPI Kota Semarang berinisiatif mengadakan konsultasi penyakit dan pengobatan gratis.

Bertempat di Masjid Baitul Hidayah, Kaligawe, pengurus KNPI Kota Semarang tampak cekatan membantu pasien yang ingin berobat. Bahkan bagi mereka yang tidak mampu berjalan akan dijemput langsung ke rumahnya. Hal ini sebagai bentuk komitmen perjuangan pemuda untuk bisa membantu orang lain.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, masalah banjir yang terjadi setiap tahun di Semarang memang harus segera diselesaikan, karena itu pihaknya akan bekerjasama dengan beberapa ahli tata kota untuk mendesain blue print kawasan pinggiran kota sebagai daerah penyangga banjir.

“Setelah ini kami akan melakukan kerja bakti membersihkan rumah warga serta menanam pohon yang sempat tumbang,” tambahnya.
KNPI Semarang bersama perangkat desa.

Kegiatan konsultasi penyakit dan pengobatan gratis yang dilaksanakan oleh KNPI Kota Semarang diikuti lebih dari 100 orang warga, rata-rata dari mereka menderita penyakit kulit dan infeksi pernafasan. Bagi yang masih dalam skala ringan langsung diobati di tempat, tetapi jika sudah memasuki kondisi skala sedang atau berat, maka akan segera dirujuk ke rumah sakit.
Sumber : khoirilanwar.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply