» » » Pentingnya Peran Pemuda Terhadap Eksistensi Kebudayaan

Pemuda merupakan generasi bangsa, yang akan menentukan perubahan-perubahan dimasa yang akan datang. Namun, kondisi pemuda saat ini sangat memperhatinkan, baik dari segi kepribadian yang sudah kehilangan karakter hingga seseorang yang berpendidikan dan budaya yang tidak di hargai lagi. Kita lihat saja di siaran-siaran TV sekarang banyak sekali berita tentang seorang pelajar maupun mahasiswa yang sering tawuran, padahal mereka menggunakan seragam rapi di tubuh para pemuda-pemuda tersebut sudah tampak dengan jelas bahwa seharusnya mereka tidak harus melakukan hal yang sangat tidak pantas jika seorang pelajar berbuat hal yang sangat bersebrangan dengan apa yang telah didapatkan nya dari bangku pendidikan.

Kembali ke permasahalan peran pemuda dalam melestarikan budaya bangsa, seperti yang kita ketahui dan kita dengar di berita akhir-akhir ini begitu ramai tentang budaya kita yang diakui oleh negara lain dan saat itu pula gempar hak kepemilikkan budaya kita yang mau diambil oleh negara lain. Hal ini terjadi karena kita selama ini diam dan merasa tidak memperdulikan budaya kita sendiri, setelah kejadian tersebut kita baru sadar baru budaya kita harus dilestarikan agar tidak diakui oleh negara lain lagi.

Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Dari budaya juga akan menata perilaku dan sikap seorang pemuda dalam berpendidikan dan berkarakter. Namun, saat ini kita dapat melihat betapa lemahnya peran pemuda bangsa kita sekarang dalam menjaga dan melestarikan budaya daerah masing-masing, pemuda bangsa kita sekarang lebih suka mengikuti budaya modern yang kebarat-baratan dari pada budaya kita yang sopan dan ketimuran.

Ada ditangan generasi mudalah nasib bangsa. Apabila generasi mudahnya memiliki kualitas yang unggul dan semangat yang kuat untuk memajukan budaya daerah di bangsa dan negara ini yang didasari dengan keimanan yang kuat dan akhlak yang mulia serta berkerja keras, saya yakin pemuda dengan mudah memajukan budaya daerah.

Jika, seorang pemuda memiliki kecintaan dan mau ikut serta melestarikan budaya daerahnya, budaya tersebut akan tetap ada di generasi. Namun, seperti yang kita ketahui besarnya pengaruh budaya asing terhadap budaya daerah ini yang membuat para pemuda yang peduli terhadap budaya daerahnya harus bekerja keras dan mempilterasi setiap budaya yang masuk ke daerah. Jangan sampai pemuda lengah dan bahkan mengikuti budaya-budaya yang bertentangan dengan budaya daerah dan ideologi negara.

“Melestarikan suatu budaya lebih sulit daripada membuat budaya baru”, begitulah ungkapan orang bijak. Tapi itulah kenyataannya saat ini yang terjadi di negara kita lebih sulit mempelajari budaya daerah kita sendiri seperti tari, teater sejarah, lagu daerah dan lain sebagainya daripada mempelajari budaya orang lain seperti budaya alai, lebay, budaya barat. Dari sinilah peran penting para pemuda untuk meluruskan dan membenarkan serta melestarikan budaya daerah yang sudah mulai ditinggalkan oleh masyarakat saat ini. Kesadaran untuk melestarikan budaya daerah harus dimulai dari para pemudanya, karena diri para pemuda sebenarnya ada potensi yang besar yang perlu didorong untuk memacu semangat masyarakat untuk lebih peduli budaya pada daerahnya.

Terkait dengan peran pemuda dalam melestarikan budaya bangsa, ada cara lain yang bisa kita tempuh untuk menyelamatkan budaya bangsa Indonesia sebelum budaya kita diakui oleh negara lain. Peran generasi muda sebagai penyelamat budaya dalam hal ini sangat dibutuhkan, karena dengan ide-ide yang kreatif dan cemerlang tersebut para generasi muda mampu membatu pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan ini. Sudah seharusnya dan sudah menjadi kewajiban kita para pemuda untuk terus berusaha dan berupaya untuk terus melestraikan budaya peninggalan sejarah nenek moyang kita yang telah ditinggalkan dalam bentuk budaya maupun bentuk bangunan bersejarah. Sebagai generasi penerus sudah seharusnya jika para pemuda menggalih potensi dirinya dan berupaya untuk mengaktifkan lagi kebudayaan daerah yang sebagian besar sudah tergeserkan oleh nilai budaya asing, etika dan lainnya sangat bertentangan dengan budaya dasar daerah kita.

Pemuda sebagai aset penerus keberadaan budaya daerah sudah menjadi kewajiban baginya untuk berusaha dan berupaya melestarikan kebudayaan daerah yang sebagian sudah hampir punah, sehingga kebudayaan yang hampir punah tersebut dapat dilestarikan lagi. Kecintaan kita pada budaya dan berusaha membentuk kelompok-kelompok pencinta budaya daerah serta bekerja sama dengan pemerintah untuk membantu berdirinya sarana dan prasarana agar terwujudnya kelestraian budaya daerah tersebut. Dengan berdirinya kelompok sanggar muda tersebut dapat diharapkan bisa melestarikan budaya daerah yang ada dan menumbuhkan kecintaan serta kesadaran generasi muda akan pentingnya untuk melestraikan budaya daerah.
Sumber : rozakismanda.wordpress.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply