» » » Antara Pemuda dan Demokrasi

Soekarno pernah berbicara ... "Jika di tangan kiri kugenggam 100 orang tua maka berguncanglah Jaya Wijaya, jika di tangan kanan kugenggam 10 pemuda maka berguncanglah dunia. "

Ini merupakan sebuah moment dimana peran pemuda sangat berpengaruh dalam kemajuan bangsa Indonesia. Kita bisa melihat sejarah bangsa Indonesia, dimana para pemuda membuat suatu gebrakan yang bisa kita rasakan sampai sekarang. Pada 20 mei 1908 berdirilah suatu organisasi yang bernama Budi Utomo dimana para pemuda menjadi pendirinya. Lalu pada 28 oktober 1928 dimana para pemuda mengikrarkan sumpah pemuda. Ini merupakan contoh dimana peran pemuda dalam memajukan bangsa Indonesia.

Tetapi sangat ironis jika kita melihat pemuda pada jaman sekarang ini. Tak ada semangat untuk membela dan memajukan bangsa yang kita cintai ini. Pemuda merupakan salah satu bagian dari masyarakat Indonesia yang merupakan roda penggerak sebuah kebijakan yang dibuat oleh pemerintah.

Dalam era reformasi ini peran para pemuda sangat dibutuhkan. Tapi sebagaimana yang sering kita lihat di media massa maupun media cetak dimana pemuda melakukan aksi anarkis saat melakukan demo. Apakah ini jiwa pemuda Indonesia saat ini??? Apakah dalam pikiran mereka anarkisme adalah suatu budaya yang patut dijaga dan diamalkan??

Sesuai dengan kejadian diatas terlihat bahwa para pemuda Indonesia sekarang ini belum bisa memaknai apa itu arti demokrasi yang sebernarnya. Mungkin bukan 100% keinginan para pemuda tetapi para pemuda yang mempunyai jiwa nasionalis yang merasa kecewa dengan nasib bangsa Indonesia ini, maka mereka berbuat seperti itu.

Salah satu faktor yang menyebabkan para pemuda berbuat anarkis adalah sifat para elite politik yang selalu mengubah dan mengatur sesuai dengan keinginan mereka sendiri. Masyarakat dan pemuda seolah-olah hanya sebuah boneka mainan para kaum elite politik. Apakah benar Indonesia sudah menjalankan sebuah demokrasi?

Entah siapa yang salah, apakah indonesia salah menganut sistem demokrasi ataukah masyarakat Indonesia yang belum mengerti apa itu Demokrasi. Saat ini lah para pemuda harus memberikan sebuah gebrakan untuk memperjuangkan nasib bangsa Indonesia. Hanya dengan Ilmu Pengetahuan dan Wawasan yang luas kita para pemuda akan bisa membawa bangsa Indonesia menuju bangsa yang kita mimpikan. Dengan Ilmu Pengetahuan dan Wawasan yang didasari oleh akal dan hati nurani maka Indonesia sebagai macan asia yang selama ini tidur bisa bangun dan mengaum lagi.
Sumber : sikucel.blogspot.co.id

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply