» » » Di Mana Kekuatan Pemuda ?

Oleh: Irfan Sona*

Pemuda merupakan tumpuan dan harapan bangsa, di setiap kebangkitan suatu bangsa terdapat pemuda sebagai rahasia kekuatannya. Peran pemuda yang membawa perubahan bagi bangsa menjadi gelora semangat bagi generasi pemuda selanjutnya. Pentingnya peran pemuda membuat Soekarno semangat untuk merubah dunia yang mana hal ini tersirat dalam jargonnya yang terkenal, “berikan aku sepuluh pemuda maka akan kugoncangkan dunia”. Namun demikian, ditengah kebanggaan akan peran pemuda, para pemuda saat ini kerapkali terbuai karena keberhasilan dari generasi pendahulunya. Tugas besar mereka dirasa sudah selesai sehingga mereka merasa tidak punya beban sejarah saat ini dan disini. Justru karena prestasi yang ditorehkan oleh para pemuda terdahulu maka sudah seharusnya hal itu dijadikan spirit-movement oleh pemuda sekarang untuk menjadikan Indonesia lebih baik lagi. Kebanggaan akan masa lalu tanpa dijadikan pelajaran untuk mengukir prestasi dimasa depan hanya menjadikan harapan jauh dari kenyataan.

Peran pemuda masa kini amat berbeda dengan pemuda masa dulu. Jika dulu pemuda ikut turun kemedan perang, maka sekarang pemuda cukup duduk manis belajar demi melawan kebodohan. Selain itu, para pemuda masa kini harus turun kedalam masyarakat untuk mengatasi permasalahan yang sedang dialami. Kemiskinan, pembodohan, perbudakan telah menjadi penjajah baru di era modern ini. Hal itulah yang harus ditumpas oleh para pemuda saat ini. Namun, sangat disayangkan pemuda masa kini tidak bisa membaca situasi dan kondisi yang terjadi dibangsa ini. para pemuda lebih sibuk hura-hura dan berpoya-poya. Mereka sama sekali meninggalkan jati diri mereka sebagai tulang punggung suatu negara. mereka juga seolah-olah telah melupakan sejarah perjuangan para pemuda pendahulunya. Hal ini tentu saja tidak boleh dibiarkan, para pemuda harus masa kini harus diberikan penyadaran agar mereka bisa bangkit dan kembali mampu membuat sebuah gerakan besar seperti pemuda masa dulu.

Pemuda masa kini harus membuat gerakan-gerakan baru yang lebih baik lagi, agar bisa ikut berkontribusi dalam memajukan negara serta bangsa Indonesia. gerakan-gerakan baru sangat dibutuhkan dalam rangka membagkitkan negara Indonesia dari kemiskinan, kebodohan dan ketidak adilan. Generasi muda sekarang tidak boleh terlalu membanggakan sejarah, akan tetapi merekalah yang harus membuat sejarah. Sebab, mereka memiliki peran besar dalam kemajuan bangsa ini. jika pemuda masa dulu mampu membawa Indonesia sampai seperti ini, maka pemuda masa kini harus mampu membawa Indonesia pada arah yang lebih baik lagi.

Wacana-wacana yang seringkali diagungkan seperti Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) harus ditumpas oleh generasi muda masa kini. Jika dilihat, tugas genersi muda masa kini jauh lebih lebih berat dari tugas geneari muda masa dulu. Jika dulu, pemuda hanya turun kelapangan ikut berperang, maka sekarang tidak seperti itu. Akan tetapi, pemuda harus mampu merubah negara Indonesia dari negara terkorup menjadi negara paling bersih dari KKN. Untuk mengatasi permasalahan itu tentu tidak mudah, apalagi pemuda bukanlah seorang polisi, bukan KPK, bukan pula presiden. Tapi, dengan status sebagai pemuda, seharusnya mampu membuat mereka menyadari akan kekuasaan mereka di negara ini. Sebab, pemuda jauh lebih tinggi dari kekuasaan presiden. Jika dulu pemuda mampu menggulingkan presiden, maka sekarangpun pemuda masih mampu untuk melakukan itu. Akan tetapi, mengapa sekarang pemudaha tidak mampu melakukan itu? Semua itu terjadi lantaran kurangnya rasa persatuan dan kesatuan para pemuda. Perpecahan para pemuda saat ini telah menyebabkan sulitnya mereka bangkit dan melawan kezdaliman penguasa negeri ini. Ini menandakan bahwa generasi muda harus bangkit dalam hal penyatuan kekuatan. Pemuda harus bisa bersatu dan bekerjasama dalam menumpas penjajah baru bangsa ini.

Berbeda bendera organisasi menjadi pemicu perpecahan para pemuda saat ini. Seringkali kita melihat berbagai organisasi kepemudaan tidak mau bergerak bersama padahal menyuarakan hal yang sama. Program atau kegiatan yang dipelopori para pemuda seringkali didasarkan pada logika persaingan. Mereka tidak mau bergerak bersama dengan organisasi kepemudaan lainnya karena menganggap orang yang diluar ideologi atau organisasi mereka adalah kompetitor sehingga harus dijaga jaraknya bahkan dijauhi. Saatnya pemuda Indonesia menggunakan logika kontribusi untuk Indonesia yang lebih baik. Dengan logika kontribusi maka yang ramai bukan persaingan tapi berlomba dalam kebaikan sehingga bisa berkarya sebanyak-banyaknya untuk kebaikan  masyarakat.

Singkatnya adalah peran pemuda masa kini tidak sekedar berwacana akan perubahan tapi harus benar-benar memberikan kontribusi yang kongkrit. Kontribusi yang diberikan bukan didasarkan atas persaingan tapi pengabdian kepada bangsa sebagai wujud amal kebaikan. Pemuda juga dituntut sebagai man of analysis dalam mencermati perubahan kehidupan sosial yang makin pesat. Maka dari itu, perubahan yang dilakukan pemuda adalah jawaban untuk masa depan.

Bangsa Indonesia saat ini sangat menunggu kebangkitan para pemudanya. Kita bisa melihat, banyaknya masyarakat yang menginginkan pemimpin muda. Sebab, bagi mereka pemudah punya kemampuan dalam hal kepemimpinan. Selain masih memiliki ketahan fisik yang kuat, para pemudah juga memiliki kemampuan dalam berpikir yang lebih kuat dari kaum tua. Oleh sebab itu, generasi muda saat ini harus bisa menyatukan suara untuk membawa perubahan penting bagi negara bumi pertiwi ini. kemisnikan, kebodohan, dan semua keburukan bangsa ini harus dibasmi oleh pemuda. Terlebih bagi pemuda yang memiliki kafasitas keilmuan yang tinggi, sudah menjadi tanggung jawabnya untuk memberikan pengajaran kepada mereka yang membutuhkan. Selain itu, para pemuda yang sudah berhasil menjadi pengusaha harus mampu mengayomi masyarakat yang masih berada dibawah garis kemiskinan. Kemudian, untuk pemuda yang bergerak dibidang politik harus mampu membawa perubahan bagi bangsa ini dalam dunia pemerintahan.

Kesemua hal diatas bisa terjadi apabila pemuda masa kini mau bangkit dan bersatu kembali. Hilangkan egoisme dalam diri, berbeda organisasi harus tidak lagi menjadi pemecah belah kesatuan dan kebersamaan pemuda, akan tetapi dengan beragam organisasi menjadikan pemuda lebih kuat. Sebab, mereka mempunyai banyak manusia yang menginginkan perubahan besar dalam diri bangsa Indonesia. Apabila hal itu bisa dilakukan, bukan tidak mungkin Indonesia akan mampu bangkit bersama kebangkitan pemuda di masa kini. Dan pemuda masa kini akan menjadi sejarah untuk pemuda di masa yang akan datang.
Sumber : dialektika-nusantara.blogspot.co.id

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply