» » » Jaga Bhineka Tunggal Ika

Perbedaan adalah suatu keniscayaan. Kita tak bisa menghindar darinya. Hanya satu yang bisa kita lakukan, menerima perbedaan tersebut dan menjadikannya sebagai bagian dari kehidupan. Perbedaan bukan justru kita jadikan sumber konflik melainkan sebisa mungkin kita jadikan tolak kekuatan untuk membangun kehidupan yang harmonis, damai dan penuh toleransi. Sehingga kedamaian di dunia bisa betul-betul terwujud. Begitu juga perbedaan yang ada di Indonesia. Perbedaan yang beragam seperti suku, etnik, agama, budaya dan bahasa bukan untuk kita hindari, jauhi apalagi kita jadikan sumber konflik. Perbedaan tersebut justru sebuah modal dasar bagi kita untuk membangun “peradaban” yang luhur. Laksana pelangi, aneka warna yang ada justru merupakan kombinasi yang cantik dan menarik sehingga ia memberikan kebahagian dan kekaguman bagi semua orang.

 Perbedaan adalah suatu keniscayaan. Kita tak bisa menghindar darinya. Hanya satu yang bisa kita lakukan, menerima perbedaan tersebut dan menjadikannya sebagai bagian dari kehidupan. Perbedaan bukan justru kita jadikan sumber konflik melainkan sebisa mungkin kita jadikan tolak kekuatan untuk membangun kehidupan yang harmonis, damai dan penuh toleransi. Sehingga kedamaian di dunia bisa betul-betul terwujud. Begitu juga perbedaan yang ada di Indonesia. Perbedaan yang beragam seperti suku, etnik, agama, budaya dan bahasa bukan untuk kita hindari, jauhi apalagi kita jadikan sumber konflik. Perbedaan tersebut justru sebuah modal dasar bagi kita untuk membangun “peradaban” yang luhur. Laksana pelangi, aneka warna yang ada justru merupakan kombinasi yang cantik dan menarik sehingga ia memberikan kebahagian dan kekaguman bagi semua orang. Perbedaan yang dimiliki bangsa Indonesia sesungguhnya merupakan aset bangsa yang tak ternilai harganya. Hal ini karena tak banyak negara yang memilikinya. Karena itu, potensi Indonesia untuk menjadi bangsa yang kuat, maju dan sejahtera bukan sesuatu hal yang mustahil. Oleh karena itu perbedaan ini harus kita jaga, rawat dan pelihara sampai anak cucu kita nanti.

Salah satu cara untuk menjaga dan merawat perbedaan tersebut adalah dengan Bhineka Tunggal Ika. Sebuah warisan berharga yang telah ditinggalkan oleh para founding father kita. Sebuah semboyan yang menekankan persamaan yakni sama-sama sebagai warga negara Indonesia. Bhineka Tunggal Ika layaknya “lem perekat” untuk menyatukan perbedaan ditengah-tengah kemajemukan bangsa.

Namun, seiring dengan zaman yang terus berubah, pengamalan Bhineka Tunggal Ika nampaknya tidak cukup hanya sebatas semboyan dan konsep saja. Perlu ada suatu cara baru yang lebih relevan dengan kehidupan sekarang. Salah satu cara untuk mengaktualisasikan hal tersebut adalah dengan cara perayaan.

Selama ini, Bhineka Tunggal Ika baru kita “perlakukan” sebatas semboyan dan konsep. Karena itu perayaan adalah salah satu langkah untuk bagaimana masyarakat bisa memaknai dan mengamalkan Bhineka Tunggal Ika dengan cara turut aktif dalam sebuah perayaan. Jadi, setiap daerah dipersilahkan untuk merayakan kebudayaan mereka masing-masing melalui berbagai festival. Dengan perayaan ini diharapkan masyakarat akan lebih tahu dan sadar bahwa betapa kaya dan berharganya keberagaman yang ada di Indonesia. Selain, itu perayaan ini juga bertujuan sebagai modal sosial untuk membangun keakraban dan kebersamaan ditengah-tengah perbedaan yang ada dimasyarakat.

Dengan demikian menjaga, memaknai, menyebarkan dan mengamalkan Bhineka Tunggal Ika adalah kewajiban kita semua agar kedamaian dan kerukunan bisa betul-betul terwujud di bumi Indonesia.

Sumber : www.kompasiana.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply