» » » TANTANGAN PEMUDA DI ERA GLOBAISASI

Di dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar ungkapan “ PEMUDA HARAPAN BANGSA “. Secara tidak langsung ungkapan tersebut memiliki dua makna, yaitu harapan-harapan serta tuntunan-tuntunan terhadap pemuda, karena diyakini mereka memiliki potensi yang lebih. Potensi tersebut akan bermanfaat jika ada pembinaan yang benar, sebaliknya jika potensi tersebut di salah gunakan, maka akan mengakibatkan malapetaka.

TANTANGAN ERA GLOBASISAI

Generasi muda memiliki tugas berat yaitu ikut serta mengarahkan masa depan bangsa di era yang semakin maju dan kompleks, yang tentunya penuh dengan tantangan-tantangan, diantaranya :

1) Perubahan nilai-nilai lama terhadap nilai-nilai baru misalnya, kebudayaan-kebudayaan barat yang masuk Indonesia, tidak semuanya sesuai dengan kepribadian kita. Tetapi kenyataanya, kebanyakan orang menerima nilai-nilai baru apa adanya tanpa berpikir baik-buruknya.

2) Perubahan nilai-nilai tersebut disebabkan perubahan tata dunia baru 9 New World Order ) dan kebijakan baru dalam bidang ekonomi dan politik.

Misalnya dalam bidang ekonomi, yaitu “Pasar bebas “ tahun 2003 ( AFTA ) dan tahun 2020 ( APEC ).

Globalisasi perdagangan yang berjalan di indonesia memaksa petani yang lemah tidak mampu bersaing dengan petani negara maju yang produknya membanjiri pasar kita. Sebaiknya bagi perusahaan yang siap bersaing, globalisasi perdagangan memberikan angin segar.

Sedangkan dalam bidang politik misalnya, demi mengikuti arus globalisasi, maka bangsa Indonesia harus mempercepat proses demokratisasi

3) Perubahan – perubahan diatas merupakan “keharusan” masa mendatang sebagai akibat dari perubahan atau kemajuan IPTEK.

Dengan adanya IPTEK, kemudahan dan kecepatan komunikasi dapat dilakukan penduduk dunia.

Itu semua merupakan tantangan – tantangan masa depan yang tidak bisa terelakkan warga dunia. Baik secara langsung maupun tidak langsung, perubahan tersebut akan berdampak pada kita. Karena itu kita harus bisa menerimanya dengan kritis dan selektif, kemudian memutuskan sikap yang jelas dan tepat.

SIKAP RESPONSIF GENERASI MUDA

Untuk menghadapi tantangan di Era globalisasi, generasi muda harus memiliki sifat-sifat berikut :

1) Identitas dan komitmen pemuda terhadap agama.

Seseorang tidak mungkin bersikap jelas dan tegas terhadap perubahan zamanjika tidak memiliki kemantapan iman, keluhuran akhlak, kekuatan spiritual, serta kemampuan bermuamalah.

2) Kemampuan untuk melihat perubahan-perubahan secara cerdas dan mengikutinya secara kritis dan bijak.

Disini generasi muda harus percaya diri, berpikir positif dan beroptimis akan mampu menghadapi perubahan-perubahan yang sedang dan akan terjadi.

3) Bersikap terbuka dengan pihak lain serta menggali informasi yang beraneka ragam.

Sikap tersebut harus diikuti dengan ketulusan dan keingintahuan.

4) Menghilangkan sikap pesimisme, marginalisme, minder, emosional, apologetik, dan seterusnya

5) Mengurangi “omongan besar” dan “suka berteori minim aksi”

Pemuda harus memulai kerja-kerja praktis, membuat model-model kreatifitas, meskipun harus dimulai dari hal-hal kecil. Karena itu pegangi ungkapan “JUST DO IT ” (mulailah berperan)

6) Semua ini membutuhkan keseriusan, ketelatenan, pengorbanan dan “bongkar pasang”.
Sumber : sikasmata.wordpress.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply